Friday, July 23, 2010

Apakah Benar Ada Makhluk, Selain Manusia di Planet Ini?

Sekitar tahun 50-an sampai 70-an sempat terjadi kehebohan di belahan bumi Eropa, Amerika dan Asia. Kemunculan benda aneh yang orang-orang menyebutnya piring terbang atau UFO. Piring terbang ini muncul secara tiba-tiba, bahkan ada beberapa orang yang langsung melihatnya. Kasus paling ekstrim tentu saja penculikkan yang dilakukan oleh makhluk yang ada di dalam piring terbang itu.
Mengenai penculikan ini agak sulit di buktikan.

Cerita mengenai piring terbang sudah saya dengar sejak masih kecil. Tetapi sampai sekarang ini belum ada jawaban yang membuat saya puas. Jawaban yang pernah saya dengar dari beberapa orang, bahwa mereka mengatakan makhluk tersebut berasal dari planet lain dan memiliki teknologi yang lebih hebat dan maju di bandingkan manusia. Sebagai seorang awam saya tidak percaya, sebab makhluk yang saya tahu hanya ada tiga, Manusia dan dua makhluk gaib Malaikat dan Iblis atau Jin. Rasanya mustahil jika makhluk yang ada di dalam piring terbang itu salah satu dari malaikat atau Jin.

Belum lagi imajinasi saya mengatakan, jika makhluk yang ada di dalam piring terbang itu adalah makhluk dari planet lain, mengapa mereka tidak menyerang bumi. Atau mereka kebetulan lewat saja dan tidak pernah kembali lagi. Atau mereka adalah makhluk yang cinta damai. Atau kemungkinan terburuk mereka sedang mempersiapkan diri untuk menyerang bumi, seperti di film-film. Hanya bercanda.

Bagaimana jika ditinjau dari segi ilmu pengetahuan, apakah benar makhluk yang ada di dalam piring terbang itu bukan manusia atau makhluk dari planet lain. Atau hanya sekedar kemungkinan menurut kebanyakan orang bahwa piring terbang itu datang dari planet lain.

Para astronom mengatakan bahwa galaksi terdekat ke bumi dan yang di anggap berpenghuni adalah galaksi Epcylon Aridane dan berada pada jarak sekitar sepuluh dan sebelas tahun cahaya dari bumi.

Perlu untuk di ketahui bahwa cahaya adalah benda yang paling cepat bergerak di dunia ini. Cahaya bergerak mengikuti garis lurus dengan kecepatan 300.000 km dalam satu detik. Hingga sekarang belum ada kecepatan yang melebihi kecepatan cahaya di dunia ini.

Jika galaksi Epcylon Aridane adalah galaksi terdekat ke bumi, itu berarti bahwa jarak antara kita dan galaksi itu adalah 104 x 109 kilometer. Jarak ini di bandingkan dengan teknologi kita diatas bumi tidak di anggap sebagai astronomi semata, bahkan merupakan jarak yang tidak dapat dilalui. Apakah kita akan dianggap sebagai utopian, jika kita mempersiapkan diri untuk mencapainya dengan perantara pesawat-pesawat ruang angkasa seperti Apollo. Hal ini merupakan penyimpangan terhadap hukum alam. Adalah kedunguan belaka kalau kita berharap agar keong alami (yang memiliki tempurung) mengitari bola bumi ratusan kali dengan kemampuan yang di milikinya. Capek dehh.

Dengan teknologi yang begitu canggih dan ilmu pengetahuan yang berkembang begitu pesat, saya tidak percaya adanya makhluk hidup yang bisa berbicara dan berpikir selain manusia di planet ini. Bagaimana dengan Anda!

Referensi:
pemikiran penulis sendiri (Nathan Kozue),
buku bacaan yang tidak ingat lagi,
www.five-kozue.blogspot.com (blog penulis sendiri),
dll.